Senin, 19 Juli 2010

Pelajaran 52

KOMUNIKASI


 

Pembacaan Alkitab: Markus 16:15, 1 Petrus 3:15

Tujuan : Agar peserta dapat menjadi komunikator yang baik dalam menyaksikan Kristus kepada sesama

 
 

1. APAKAH KOMUNIKASI?

Adanya hubungan aksi reaksi antara dua objek yang berbeda mis.: telephone dll. Untuk manusia hal ini bisa dibayangkan sebagai adanya suatu penyampaian pemikiran, perasaan dari orang yang satu ke orang yang lain (dengan lain kata ada suatu human relation).

Komunikasi bisa terjadi dan sukses apabila kedua atau lebih objek/manusia yang

melakukannya mempunyai unsur-unsur seperti:

- Kesamaan derajat pengertian.

- Bisa memberikan aksi ataupun reaksi.

- Bisa mengolah data yang masuk dalam komunikasi tsb.

- Dan lain-lain hal yang lebih spesifik, yang akan dibicarakan jelas daripada hanya suatu komunikasi yang berhasil dengan umat manusia (Filipi 2:5-8).

Dia turun ke bumi dan menjadi manusia supaya bisa berkomunikasi dengan saudara

dan saya. Apakah jawab saudara atas kerinduannya ini ?

 
 

2. KOMUNIKASI DALAM KEHIDUPAN

Apa yang akan terjadi kalau tiba-tiba semua kita ini tidak bisa berkomunikasi lagi. Dunia akan menjadi tidak teratur dan hancur akhirnya. Pemimpin-pemimpin dunia yang berbicara tidak akan didengar, guru sekolah tidak akan bisa mengajar lagi, orang-orang tua akan seperti tidak punya anak lagi.

Yang paling mengerikan kalau komunikasi yang ada antara manusia dan Pencipta nya terputus, bagaimanakah jadinya kita ini semua? Kematian kekal dan bukannya hidup kekal oleh karena kita menyadari pentingnya komunikasi dalam kehidupan, kita harus belajar menjadi orang yang komunikatif, baik di sekolah, di masyarakat, juga di gereja dan di persekutuan.

 
 

3. HAL-HAL YANG PENTING DALAM KOMUNIKASI

a. Untuk diri sendiri

1. Rendah hati seperti Yesus ; Matius 5:5.

2. Rindu untuk menjadi pendamai; Matius 5:9.

3. Berpikir dan berbuat positif ; Filipi 4:8-9

4. Tidak menghakimi orang lain; Mat 7:1-2,Lukas 6:37.

5. Tidak berkata sia-sia, Mat 12:35-37.

 
 

b. Berhubungan dengan orang lain

1 . Menerima orang lain sepenuhnya; Filipi 2:2-4.

2. Mendengarkan orang lain.

3. Kurangi bicara mengenai diri sendiri.

4. Jujur; Efesus 4:25, Kel 20:16.

5. Berbicara/menyatakan/melakukan

6. Tidak mengkritik,kritik tidak pernah membangun.

 
 

4. HAL-HAL YANG PENTING DALAM MENDENGAR

a. Dengarkan cerita orang lain.

b. Dengarkan cerita orang sepenuhnya.

c. Dengarkan cerita orang lebih dahulu / pertama-tama.

Berilah,maka akan diberikan kepadamu suatu takaran yang dipadatkan yang gon cangkan, yang tumpah keluar akan dicurahkan kepadamu.

 
 

5. KOMUNIKASI DALAM PERSEKUTUAN

Persekutuan yang baik dan bertumbuh adalah suatu persekutuan dimana setiap anggotanya merasakan suatu komunikasi yang lancar antara mereka sendiri. Bagaimana ini bisa terjadi? Kalau setiap anggotanya mencoba menerapkan hal-hal yang disebutkan diatas, maka akan ada suatu perubahan besar dalam persekutuan - persekutuan, anggota yang satu akan mencoba menjadi anggota yang komunikatif, yang lain juga bahkan yang menjadi pemimpin seharusnya yang jadi contoh dalam hal tersebut, hal-hal yang mempengaruhi kehidupan persekutuan antara lain :

a. Kegagalan - kegagalan

I . Sama sekali tidak kompromi, prinsip sama sekali tidak sama dengan metode, metode boleh berbeda, tetapi prinsip harus tetap dipertahankan.

2. Terlalu sering kompromi, melakukan sesuatu dengan berlebih-lebihan sampai tidak dapat membedakan mana yang secara prinsip tidak dibenarkan. Biasanya orang seperti ini kurang mendapat perhatian, dan ingin memberikannya pada orang lain.

3 . Merasa selalu paling hebat (super), kehebatannya ialah pada saat dia bisa mengkritik/ menjatuhkan orang lain; Lukas 18:9-14, orang Farisi dan pemungut cukai.

4 . Terlalu offensif (menyerang), sama sekali tidak memberikan kesempatan lawan untuk berbicara atau mengemukakan pikirannya.

5. Tidak bersikap terbuka/jujur, ada hal-hal yang penting harus dijelaskan dengan jujur sehingga persoalan bisa diatasi.

6. Stop memberi teguran/nasehat; Mat 18:15-20. Ada kalanya keinginan untuk menegur sesuatu yang salah dipadamkan begitu saja, karena sering mendapat respons yang kurang baik, tegur dan nasehatilah dengan kasih.

7. Tidak bisa mengontrol keluhan - keluhan,seringkali hal-hal tertentu harus disimpan dan digumuli sendiri, tidak harus selalu dinyatakan kepada orang lain.

8. Mencoba membuat setiap orang setuju dengan pendapat dirinya.

9. Tidak mau menunggu sampai orang lain selesai bicara.

 
 

b. Kemenangan - kemenangan.

1. Menilai orang lain dengan kebaikan; Mat7: 1,2.

2. Nyatakan terimakasih kita, tetapi jangan mengharapkan itu dari orang lain Lukas 17:11 -19-10 Orang yang disembuhkan Yesus cuma 1 yang kembali.

3. Belajar menerima teguran/nasehat tanpa merasa disudutkan.

4. Arahkan pcrhatian kcpada kcbutuhan orang lain juga.

5. Hadapi interupsi - interupsi dengan kreatif

6.Belajar menghargai ketenangan dan kesederhanaan dalam mengungkapkan sesuatu jangan berbelit-belit.

7. Belajar memberikan sesuatu sedikit lebih dari pada biasanya. (sedikit lebih perha tian,sedikit lebih kasih dll).

8. Menerima dan menyadari adanya emosi dalam diri kita (emosi utama yaitu:marah).

9. Menerima rencana Tuhan dalam hidup sebagai yang terindah dalam hidup saudara Yeremia 29:11.

 
 

6. KESIMPULAN:

Sederhana saja sebenarnya, bahwa kalau kita memiliki kasih yang dari Yesus I Korintus 13, maka problem boleh tetap ada tetapi penyelesaiannyapun tentu ada. Si pemimpin menjadi contoh dalam kehidupan yang menyeluruh bukan sekedar pandai-bicara atau organisasi tetapi lebih pandai menjadi penyalur kasih Kristus yang sejati.

Anggota persekutuan juga akan menjadi orang yang bukan cuma menuntut, tetapi malah rela memberi baik itu waktu,perhatian dan segala hal lain. Menjadi manusia Kristen yang komunikatif mempunyai pengaruh yang bukan main besarnya dalam kehidupan si individu, dia menjadi pendamai dan yang cinta damai, dia menjadi orang yang membagikan kasih dan bukan penuntut kasih.

Terpujilah Nama Yesus dari sekarang sampai selama-lamanya.

MAKA TINGGALLAH IMAN YESUS SEKARANG

Yakin akan hal-hal yang diharapkan

Mempunyai kepastian akan hal-hal yang belum dilihat.

PENGHARAPAN KRISTUS didalam kamu pengharapan kemuliaan NANTI

BUAH-BUAH ROH KUDUS:

KASIH, SABAR TUHAN

BAIK HATI

TIDAK MELUAP DENGAN KECEMBURUAN

TIDAK MEMBUAL

TIDAK TINGGI HATI

TIDAK ANGKUH

TIDAK KASAR

TIDAK MEMAKSA ORANG LAIN UNTUK MENGIKUTI KEMAUAN SENDIRI

TIDAK CEPAT TERSINGGUNG

TIDAK MENGHIRAUKAN ORANG LAIN

YANG BERBUAT SALAH KEPADANYA

TIDAK MENJADI SENANG KALAU ADA KETIDAK ADILAN

HANYA SENANG DENGAN YANG BENAR

TAHAN MENGHADAPI SEGALA SESUATU

MAU PERCAYA AKAN YANG TERBAIK PADA SETIAP ORANG

TIDAK PERNAH HILANG HARAPANNYA

SABAR MENUNGGU SEGALA SESUATU

TIDAK AKAN LUNTUR

KEGEMBIRAAN (SUKA CITA)

KEDAMAIAN (PERDAMAIAN)

KESABARAN (PANJANG HATI)

B U D I (KEMURAHAN)

KEBAIKAN HATI (KEBAIKAN)

KESETIAAN (SETIAWAN)

KERENDAHAN HATI (LEMAH LEMBUT)

KESANGGUPAN UNTUK MENGUASAI DIRI (TAHAN NAFSU)

TUHAN YESUS KRISTUS adalah JALAN ke SURGA

KEBENARAN ALLAH HIDUP KEKAL

 
 

BUKU BACAAN PENUNJANG

1. Carnegie. Dale, Bagaimana Mencari Kawan Dan Mempengaruhi Orang Lain, Jakarta: Binarupa Aksara.

2. Susanto. Astrid S, Komunikasi Kristen, Jakarta: BPK Gunung Mulia.

3. Narramore. C M, Cara Bergaul Yang Baik, Jakarta: BPK GM.

4. Supratiknya. A, Komunikasi Antar Pribadi, Yogyakarta: Kanisius.

5. Osborne. Cecil G, Seni Bergaul, Jakarta : BPK GM.

6. Dowell. Josh Mc, Kekristenan Sejarah Atau Dongeng, Jakarta: BPK GM.

7. Peale. Norman V, Kuasa Positif Yesus Kristus, Jakarta: BPK GM.

8. Parrot III, Les, High Maintenance Relationships, Jakarta: Metanoia.

 
 

(Sumber : Benih Kekal - Departemen Pemuda & Anak Gereja Bethel Indonesia)

| A R S I P |


 

 
 

Sahabat Surgawi

Media pelayanan antara jemaat, antar Gereja

antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net

webmaster@sahabatsurgawi.net

Copyright © 2001, Tim Sahabat Surgawi

 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar